» » » » » » » Waspada, Kemacetan Jelang Tahun Baru di Jalur Riau

Waspada, Kemacetan Jelang Tahun Baru di Jalur Riau

Penulis By on Tuesday, December 29, 2015 | No comments

Riau Book - Pemerintah daerah harus bisa mengatasi dan mengurangi kemacetan lalu lintas baik menjelang tahun baru maupun saat pengantian malam tahun baru mengingat volume kendaraan saat malam tahun baru tidak sesuai lagi dengan kapasitas jalan yang digunakan.

"Pemerintah daerah harusa bisa mencairkan titik mana saja yang bisa menyebabkana terjadinya kemacetan menjelang tahun baru. Jangan sampai malam tahun baru menimbulkan kemacetan disana sini," kata Pengamat Lalu Lintas Universitas Islam Riau (UIR) Ir Abdul Kudus Zaini di Pekanbaru, Senin (28/12).

Dekan FT UIR ini mengakui, bahwa hampir setiap tahun menjelang tahun baru maupun malam tahun baru sering terjadinya kemacetan lalu lintas. Hal ini dikarenakan, banyak masyarakat yang keluar rumah baik yang mengunakan kendaraan roda dua, roda empat yang ingin menikmati pergantian malam tahun baru.

"Seperti biasa setiap tahun baru pasti terjadi kemacetan disana sini terutama ruas jalan protokol yang dilalui pengendara. Namun ini bisa diatasi jika pemerintah daerah mengatasi sejak dini dengan cara mengurai titik mana yang sering terjadi kemacetan dan merekayasa pengunaan jalan sejak dini khususnya malam tahun baru. Ini tugasnya dari Dishub, kepolisian dan pihak terkait lainnya," kata Kudus.

Disamping mengatasi masalah kemacetan menjelang tahun baru, Kudus juga memprediksikan akan terjadi lonjakan penumpang menjelang tahun baru baik itu transportasi darat, laut dan udara. Namun lonjakan penumpang ini tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan lonjakan penumpang saat natal dan libur panjang kemarin.

"Saya yakin akan terjadi lonjakan penumpang baik itu di bandara, terminal dan pelabuhan namun tidak besar saat liburan panjang natal kemarin," ujar Kudus.

Lonjakan penumpang ini terjadi, kata Kudus, bertepatan dengan natal, liburan sekolah dan akhir tahun. Persoalan lonjankan penumpanag dampaknya paling parah terjadi pada transportasi darat dan udara.

Akibat lonjakan penumpang pada transportasi udara bisa menimbulkan penundaan penerbangan. Begitu juga dengan transportasi darat akan menimbulkan kemacetan lalu lintas akibat volume kendaraan yang meningkat. Contohnya lintas barat menuju Sumatera Barat volume kendaraan akan meningkat karena banyak masyarakat yang berpergian ke sumbar.

"Oleh karena itu saya ingatkan Dinas Perhubungan, kepolisian, Dinas Bina Marga harus mengatisipasi kemacetan lalu lintas baik akibat tanah lonsor, maupun peningkatan jumlah kendaraan. Ini harus diantisipasi," ujar Kudus. (MC)

IKUTI KABAR TERHANGAT DARI KAMI DENGAN DOWNLOAD APLIKASI BERIKUT, GRATIS

Sumber Berita : Riaubook.com


Follow News : Riau | Kampar | Siak | Berita Riau

Jasa Pembuatan Website
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Orang kritis pasti komentar !!!
Semoga Blog Bisnis Online ini bermanfaat, Silahkan sharing melalui komentar Blog Bisnis Online. Komentar SPAM mohon ma'af kami hapus...
Terima Kasih