» » » » » » Tiga Polisi Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Papua

Tiga Polisi Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Papua

Penulis By on Tuesday, December 29, 2015 | No comments

Riau Book - Tiga anggota Polsek Sinak, Kabupaten Puncak, Papua, tewas setelah diserang orang tak dikenal, Minggu (27/12) malam. Penyerangan itu berlangsung saat ketiganya sedang berjaga.

"Tiga orang itu lagi duduk nonton TV. Kan belum istirahat, belum ada pergantian," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Humas Polri Kombes Pol Suharsono di Mabes Polri, Senin (28/12) siang.

Ketiga anggota yang tewas adalah Briptu Ridho, Bripda Arman, dan Bripda Ilham.

Selain mereka, ada dua anggota Polsek Sinak yang selamat dalam peristiwa penyerangan tersebut, yakni Briptu Suma dan Bripda Rian.

"Dua itu masih shock, tetapi sudah bisa diajak komunikasi," kata dia.

Menurut rencana, ketiga jenazah akan dibawa ke Jayapura terlebih dahulu untuk menjalani pemeriksaan di rumah sakit, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, Kepala Satuan Brimob Polda Papua, Kombes Matius Fakhiri memimpin langsung pengejaran kelompok kriminal bersenjata yang menyerang Polsek tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Patrige Renwarin mengatakan pihaknya sudah menerjunkan personil Brimob yang dipimpin Kasat Brimob Polda Papua untuk mengejar pelaku penyerangan Polsek Sinak.

Ditambahkan Patrige, Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw sudah berangkat ke Sinak untuk melihat langsung Mapolsek Sinak yang diserang kelompok bersenjata yang menewaskan 3 anggota Polsek.

"Kapolda Papua sudah berangkat ke lokasi kejadian, sementara pengejaran sudah dilakukan yang dipimpin langsung Kasat Brimob Polda Papua," ungkap Patrige. (kompas.com)

IKUTI KABAR TERHANGAT DARI KAMI DENGAN DOWNLOAD APLIKASI BERIKUT, GRATIS

Sumber Berita : Riaubook.com


Follow News : Riau | Kampar | Siak | Berita Riau
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Orang kritis pasti komentar !!!
Semoga Blog Bisnis Online ini bermanfaat, Silahkan sharing melalui komentar Blog Bisnis Online. Komentar SPAM mohon ma'af kami hapus...
Terima Kasih