» » » » » » Ridwan paparkan Di depan SKPD dan Guru se-Malang Tentang Pentingnya UU Kebudayaan

Ridwan paparkan Di depan SKPD dan Guru se-Malang Tentang Pentingnya UU Kebudayaan

Penulis By on Wednesday, December 30, 2015 | No comments

Riau Book - Pimpinan Komisi X DPR, Ridwan Hisjam mengaku, pihaknya terus mensosialisasikan RUU Kebudayaan. Dalam kesempatan Dialog Produk Kebudayaan di Pendopo Malang, Jawa Timur, Senin (28/12), Ridwan memaparkan makna penting dari RUU tersebut.

Dari pemaparan tersebut di depan para Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) dan para guru se-Kabupaten Malang, setidaknya ada delapan poin penting yang menjadi catatan penting.

"Pertama, kita harus menguatkan hak berkebudayaan, dalam hal ini meliputi hak berkarakter, hak berpendidikan, hak berkesenian, hak kerbepercayaan, dan adat tradisi seperti upacara tradisional, tradisi lisan, busana, dan lain-lain," ujar Ridwan yang juga Ketua Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang Undang Kebudayaan dalam keterangan tertulisnya yang diterima media, Selasa (29/12/2015).

Selain itu, Ridwan juga menegaskan, terkait pada pembangunan jati diri dan karakter bangsa harus terus menerus ditingkatkan. "Sementara karakter bangsa juga harus dipupuk, seperti toleransi, multikultur, gotong royong, kearifan lokal, dan sebagainya," tegas politisi Golkar asal Jawa Timur ini.

Politisi Golkat ini pun menyinggung, bahwa pelestarian sejarah dan warisan budaya penting terjaga. Hal ini meliputi beberapa warisan, seperti budaya benda dan tak benda, museum, bentang budaya, juga bahasa dan aksara daerah.

Poin selanjutnya dijelaskan, pada pembinaan kesenian, pengembangan industri budaya dan ekonomi kreatifitas juga terus dikembangkan.

"Di dalam RUU ini juga harus berisi penguatan diplomasi budaya, serta pengembangan pranata dan sumber daya manusia kebudayaan. Di dalamnya ada lembaga adat, komisi perlindungan kebudayaan, sedangkan SDM ini ada seniman, maestro, pemangku sosial, akan kita masukkan," imbuhnya.

Terakhir, Ridwan mengatakan, pilar yang menjadi inti RUU Kebudayaan adalah pengembangan sarana dan prasarana budaya, seperti regulasi, standarisasi, dan fasilitas teknologi. Termasuk museum, galeri, gedung seni, sanggar, balai pertemuan adat, dan lain-lain. Ojin

IKUTI KABAR TERHANGAT DARI KAMI DENGAN DOWNLOAD APLIKASI BERIKUT, GRATIS

Sumber Berita : Riaubook.com
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Orang kritis pasti komentar !!!
Semoga Blog Bisnis Online ini bermanfaat, Silahkan sharing melalui komentar Blog Bisnis Online. Komentar SPAM mohon ma'af kami hapus...
Terima Kasih