» » » » » » Ratusan Jemaah Umroh Ngamuk di Pekanbaru Karena Kopernya Tinggal di Medan

Ratusan Jemaah Umroh Ngamuk di Pekanbaru Karena Kopernya Tinggal di Medan

Penulis By on Wednesday, December 30, 2015 | No comments

Riau Book -Managemen Maskapai Lion Air kembali berulah. Kali ini mengakibatkan ratusan jemaah umroh mengamuk setelah tas dalam bagasi pesawat justru tidak turun bersama jemaah di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II.

Jamaah umroh tersebut mengamuk di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II pada pukul 21.00 WIB, Senin (28/12/15). Tas yang diletakkan dibagasi pada penerbangan JT 295, Lion air, pukul 16.10 WIB, tujuan Pekanbaru dari Medan tidak tampak waktu ratusan penumpang di pengambilan Barang di Bandara.

Tak pelak ratusan penumpang langsung mengamuk ke pihak lion air dan Tour and Travel Silver Silk Pekanbaru.

Ratusan penumpang marah, karena koper atau tas yang mereka bawa dari Medan, tidak turun bersama penumpang. Padahal, pihak Tour and Travel Silver Silk di Medan mengatakan, bahwa tas rombongan jamaah umroh dari Pekanbaru sudah ada dibagasi Pesawat.

"Kami sangat kecewa dengan manajemen maskapai lion air dan Silver Silk. Dari pihak Maskapai, sudah melakukan keterlambatan hingga tiga jam lebih, akhirnya penumpang di berangkat kan pukul 19.10 WIB dari jadwal keberangkatan seharusnya pukul 16.10 WIB," sebut salah satu rombongan yang tidak mau disebutkan namanya kepada wartawan, Senin (28/12) di Pekanbaru.

Dia juga mengatakan, dari pihak Silver Silk juga menjanjikan kepada kami, dengan menunjukkan tiket penerbangan lion air, akan diberikan air Zam - Zam gratis untuk 5 liter setiap jamaah umroh. Namun fakta di lapangan tidak ada sama sekali. Ini sudah jelas pembohongan kepada kami.

"Bukan hanya itu saja, bawaan koper atau tas merah yang dibagikan oleh pihak Silver Silk jamaah umroh pun tidak jelas sama sekali. Kasian bagi jamaah yang berada diluar kota seperti Tembilahan, Rohul dan Kuansing. Seharusnya mereka berangkat hari ini pulang ke daerah masing - masing, karena tidak adanya koper di bagasi pesawat, otomatis mereka akan mengeluarkan biaya tambahan untuk ini," ujarnya.

Akhirnya, lanjutnya, Pihak Jamaah umroh, maskapai Lion air dan Tour and Travel Silver silk melakukan perundingan di bandara mengenai nasib koper kami. Namun pihak Silver Silk tidak ada solusi alias mentok.

"Kami minta manager Silver Silk yang datang, namun yang diutus oleh pihak manajemen kroco - kroco yang tidak bisa mencari solusi," sebutnya dengan kesal.

Jamaah Umroh menceritakan, pada 15 Desember 2015 lalu, rombongan jamaah umroh dari Sumatera Barat dan Pekanbaru, bertolak ke Madinah melalui Kota Medan dengan menggunakan pesawat Saudi Arabia menuju Madinah. Paket Perjalanan umroh selama 14 hari tersebut, Sering mengalami masalah



Waduh! Kopernya Tinggal di Medan, Ratusan Jemaah Umroh Ngamuk di Pekanbaru

"Ini adalah Puncak kekesalan ratusan jamaah umroh terhadap Silver Silk. Karena tas merah yang mereka letak di bagasi merupakan bawaan buah tangan dari Mekah dan Madinah untuk dibagikan kepada sanak saudara serta kerabat," tutupnya. (MC Riau)

IKUTI KABAR TERHANGAT DARI KAMI DENGAN DOWNLOAD APLIKASI BERIKUT, GRATIS

Sumber Berita : Riaubook.com
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Orang kritis pasti komentar !!!
Semoga Blog Bisnis Online ini bermanfaat, Silahkan sharing melalui komentar Blog Bisnis Online. Komentar SPAM mohon ma'af kami hapus...
Terima Kasih