Pesugihan Gunung Kemukus

Penulis By on Sunday, March 22, 2015 | 1 comment

pesugihan gunung kemukus

Pesugihan Gunung Kemukus. Salam hangat sahabat, apasih Pesugihan Gunung Kemukus itu? ini adalah salah satu pertanyaan dari member yang bertanya kepada kami :). Mungkin ini pertanyaan yang sama juga di hati anda. Baiklah supaya anda tidak penasaran, dan sekaligus tidak mengingat-ingat apalagi mau menjalankannya, inilah ceritanya yang kami kutip dari berbagai sumber.

Nama Gunung Kemukus di Desa Pendem, Sumberlawang, Sragen, Jawa Tengah, mungkin tak asing lagi bagi mereka yang mempercayai klenik. Gunung tersebut sering dijadikan tempat mencari pesugihan untuk memperoleh kekayaan melimpah.

Ritual pesugihan di Gunung Kemukus terbilang ekstrim, karena si 'pencari kekayaan dengan jalan pintas' harus berhubungan badan dengan pasangan tidak sah. Konon katanya, Gunung Kemukus merupakan tempat Pangeran Samudra dari Kerajaan Majapahit dimakamkan.

Untuk mencapai Gunung Kemukus tidak terlalu sulit. Dari Solo bisa naik bus jurusan Purwodadi dan turun di Belawan. Di sebelah kiri jalan terdapat pintu gerbang bertuliskan "Daerah Wisata Gunung Kemukus".

Kemudian, perjalanan dilanjutkan dengan naik ojek atau berjalan kaki. Namun bila air Waduk Kedung Ombo meluap, perjalanan harus menggunakan perahu dengan tarif Rp5.000 per orangnya.

Sebuah aturan tidak resmi mewajibkan setiap peziarah makam Pangeran Samudra harus melakukan hubungan badan sebanyak tujuh kali bersama orang yang bukan suami atau istrinya. Ritual itu paling baik dilakukan pada Kamis Pahing atau Kamis Wage atau pada hari-hari dan bulan yang diyakini baik.

Beragam cara dilakukan banyak orang untuk menjadi kaya. Sebagian memilih jalan normal dengan bekerja lebih giat dan berusaha lebih keras, sementara sebagian lain memilih mencoba mencari jalan pintas meskipun tampak tidak masuk akal. Banyak orang beranggapan bahwa dengan pesugihan, kekayaan akan didapat segera tanpa harus bekerja membanting tulang. Salah satu ritual pesugihan yang sangat terkenal adalah ritual pesta seks di Kemukus.

Kemukus adalah salah satu tempat di daerah Jawa Tengah, tepatnya di kota Sragen. Sebagai kawasan gunung, tempat ini tidak dikenal karena panorama alam yang mempesona, tetapi karena reputasi sebagai tempat mencari pesugihan.

Hal yang sangat menarik buat pencari pesugihan adalah ritual yang harus dilakukan di tempat ini. Untuk mendapatkan pesugihan, seseorang harus melakukan pesta seks dengan wanita bukan pasangan resmi mereka selama tujuh kali berturut-turut dengan pasangan yang sama. Pesta seks ini dianggap sebagai syarat untuk mendapatkan pesugihan yang diinginkan. Salah satu syarat dalam berhubungan seks di tempat ini adalah perbuatan tersebut harus dilakukan di tempat terbuka di wilayah gunung Kemukus tersebut. Sebagai pencari pesugihan membawa pasangan resmi mereka sendiri dan melakukan hubungan badan di tempat tersebut. Akan tetapi, kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang tidak memiliki pasangan ataupun pasangan tidak resmi yang sama-sama menginginkan pesugihan.

Di gunung Kemukus sendiri “tersedia” jasa teman tidur. Banyak PSK yang menawarkan diri untuk menjadi teman tidur sesaat dalam ritual mesum tersebut. Para pekerja komersial ini datang dari berbagai daerah karena magnet gunung Kemukus sebagai tempat mencari penghasilan mudah dan “aman”.

Tempat ini seolah menjadi surga pecinta prostitusi karena tingkat keamanannnya. Sebagaian orang menganggap berhubungan seks di alam terbuka akan terasa sangat menyenangkan. Hal tersebut menjadi sangat menyenangkan ketika mereka tidak akan mendapati resiko dirazia oleh aparat dan sebagainya. Pihak “keamanan” setempat akan dengan sigap mengamankan prosesi ritual pengunjung tempat ini, termasuk prosesi seksual tak resminya.

Buat pencari pesugihan, mendatangi gunung ini adalah cara kaya yang mudah, murah, dan menyenangkan. Tak jarang banyak pencari pesugihan yang berulang kali datang ke wilayah ini dengan berbagai alasan. Salah satu alasan adalah mereka belum berhasil berhubungan seks dengan perempuan yang sama sebanyak tujuh kali berturut-turut. Tentu saja, hal ini bisa diartikan sebagai alasan untuk mempermulus keinginan melakukan pesta seksual di areal ini.

Tentu, masih banyak cara kaya yang lebih logis dan tidak melanggar kaidah agama. Lantas, bagaimana bisa “pesugihan seksual” ini terus berlanjut? Buat pemerintah daerah setempat, wilayah ini memberi kontribusi pemasukan daerah yang cukup besar. Setidaknya, aliran dana sebesar Rp 170 juta per bulan masuk ke kas daerah. Melihat angka yang besar, bukan tidak mungkin jumlah sebenarnya jauh lebih besar dari angka tersebut.

Masihkah anda ingin melakukan Ritual Pesugihan Gunung Kemukus? semoga anda urungkan niat tersebut. Amiien...
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

1 komentar:

wawan wijaya Sunday, January 24, 2016

Asslamualaikum....
saya hanya sebagai perantara untuk menyampaikan tentang pesugihan tanpa tumbal, bisa menyelesaikan permasalahan hidup halal dunia aherat.
Permasalahan akan tuntas dengan ilmu goip yang kasat mata.
Ritual adalah jalannya ilmu goip menuju kesuksesan
= penarikan dana goip
= pelancar rizky
= pelaris usaha dagang
= Uang balik (UB)
insyallah akan sukses jika anda mau mengambil keputusan untuk mengikuti pesugihan ini. ingat bahwa kita yang menjalakan tapi allah yang akan menentukan hasilnya.
JIKA TEMAN TEMAN BERMINAT, YAKIN DAN PERCAYA INSYA ALLAH AKAN BERHASIL, SAYA SENDIRI SUDAH BUKTIKAN ALHAMDULILLAH BERHASIL. JIKA ANDA BERMINAT SILAHKAN HUBUNGI KYAI RONGGO KUSUMO DI 082349356043 info lebih lengkap kunjungi
www.ronggo-kusumo.blogspot.com
Alamat kyai ronggo : Jl. Brawijaya No. 20, Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia

Orang kritis pasti komentar !!!
Semoga Blog Bisnis Online ini bermanfaat, Silahkan sharing melalui komentar Blog Bisnis Online. Komentar SPAM mohon ma'af kami hapus...
Terima Kasih