» » » » Waktu Yang Dianjurkan Baca Shalawat Nabi صلي الله عليه وسلم

Waktu Yang Dianjurkan Baca Shalawat Nabi صلي الله عليه وسلم

Penulis By on Sunday, February 22, 2015 | No comments

Sahabat yang kami sayangi, ada waktu atau SAAT-SAAT YANG DISUNAHKAN DAN DIANJURKAN MEMBACA SHALAWAT DAN SALAM UNTUK NABI صلي الله عليه وسلم


Ada beberapa hadist dan riwayat yang merujuk ke hal tersebut dibawah ini :


Sebelum berdoa  :



Fadhalah bin ‘Abid berkata: “Rasulullah صلي الله عليه وسلم mendengar seorang laki-laki berdoa dalam sholatnya, tetapi tidak bersholawat untuk nabi صلي الله عليه وسلم, maka beliau bersabda: “Orang ini tergesa-gesa” Lalu beliau memanggil orang tersebut dan bersabda kepadanya dan kepada yang lainnya:


إذَا صَلَّى أحَدُكُمْ فَلْيَبْدَأْ بِتَحْمِيدِ اللهِ وَالثَّنَاءِ عَلَيهِ ، ثُمَّ يُصَلِّي عَلَى النَّبِيِّ ، ثُمَّ لِيَدْعُ بَعْدُ بِمَا شَاءَ


“Bila salah seorang di antara kalian sholat (berdoa) maka hendaklah ia memulainya dengan pujian dan sanjungan kepada Allah lalu bersholawat untuk nabi, kemudian berdoa setelah itu dengan apa saja yang ia inginkan. [H.R. Abu Daud, Tirmidzi, Ahmad dan Hakim]


Dalam salah satu hadits disebutkan :



الدُّعَاءُ مَحْجُوبٌ حَتَّى يُصَلِّيَ الدَّاعِي عَلَى النَّبِيّ صلى الله عليه وسلم


“Doa itu terhalangi, hingga orang yang berdoa itu bersholawat untuk nabi صلي الله عليه وسلم.” [H.R. Thabarani]


Ibnu ‘Atha berkata: “Doa itu memiliki rukun-rukun, sayap-sayap, sebab-sebab dan waktu-waktu. Bila bertepatan dengan rukun-rukunnya maka doa itu menjadi kuat, bila sesuai dengan sayap-sayapnya maka ia akan terbang ke langit, bila sesuai dengan waktu-waktunya maka ia akan beruntung dan bila bertepatan dengan sebab-sebabnya maka ia akan berhasil.”


Adapun rukun-rukunnya adalah menghadirkan hati, perasaan tunduk, ketenangan, kekhusyu’an, dan ketergantungan hati kepada Allah, sayap-sayapnya adalah jujur, waktu-waktunya adalah di saat sahur dan sebab-sebabnya adalah sholawat untuk nabi صلي الله عليه وسلم.


Ketika menyebut, mendengar dan menulis nama beliau :


Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda:



رَغَمَ أَنْفُ رَجُلٍ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ


“Celakalah seseorang yang namaku disebutkan di sisinya lalu ia tidak bersholawat untukku.” [H.R. Tirmidzi dan Hakim]



Memperbanyak sholawat untuknya pada hari Jum’at : 



Dari ‘Aus bin ‘Aus berkata: “Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda :


إنَّ أفْضَلَ أيَّامِكُمْ يَوُمُ الجُمْعَةِ فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلاَتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ ... 


“Sesungguhnya di antara hari-hari yang paling afdhal adalah hari Jum’at, maka perbanyaklah sholawat untukku pada hari itu, karena sholawat kalian akan sampai kepadaku......” [H. R. Abu Daud, Ahmad dan Hakim]


Sholawat untuk nabi ketika menulis surat dan apa yang ditulis setelah Basmalah : 



Al-Qodhi ‘Iyadh berkata: “Inilah saat-saat yang tepat untuk bersholawat yang telah banyak dilakukan oleh umat ini tanpa ada yang menentang dan mengingkarinya. Dan tidak pula pada periode-periode awal. Lalu terjadi penambahan pada masa pemerintahan Bani Hasyim -Daulah ‘Abbasiah- lalu diamalkan oleh umat manusia di seluruh dunia.”


Dan di antara mereka ada pula yang mengakhiri bukunya dengan sholawat.



Ketika masuk dan keluar masjid : 



Dari Fatimah رضي الله عنها berkata: “Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda: “Bila anda masuk mesjid, maka ucapkanlah :



بِسْمِ اللهِ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُولِ اللهِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وَاغْفِرْ لَنَا وَسَهِّلْ لَنَا أبْوَابَ رَحْمَتِكَ


”Dengan nama Allah, salam untuk Rasulullah, ya Allah sholawatlah untuk Muhammad dan keluarga Muhammad, ampunilah kami dan mudahkanlah bagi kami pintu-pintu rahmat-Mu.” 


“Dan bila keluar dari mesjid maka ucapkanlah itu, tapi (pada penggalan akhir) diganti dengan :


وَسَهِّلْ لَنَا أبْوَاب


Wassallam

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Orang kritis pasti komentar !!!
Semoga Blog Bisnis Online ini bermanfaat, Silahkan sharing melalui komentar Blog Bisnis Online. Komentar SPAM mohon ma'af kami hapus...
Terima Kasih