» » » » » » » Ngapain Shalat, ITU Tidak PENTING!

Ngapain Shalat, ITU Tidak PENTING!

Penulis By on Tuesday, March 05, 2013 | No comments

Pentingkah shalat kita lakukan dalam hidup kita? haruskah kita shalat? mengapa kita harus shalat? ini jawaban untuk kita semua.

Ngapain Shalat, ITU Tidak Penting!

Itu judul pembahasan kita kali ini. Sahabatku "Shalat" mempunyai kedudukan yang sangat mendasar dalam Islam, yang tidak bisa disejajarkan dengan ibadah-ibadah yang lain.
Untuk mengetahui penting tidaknya shalat insya Allah artikel ini bisa menjadi pemahaman kita semua. Kutipan artikel ini saya ambil dari blog Teknoku Disini.

.........

Shalat menjadi keutamaan dalam Islam. Shalat bukan sebatas ritual wajib lima waktu dan 17 rakaat dalam sehari. Shalat adalah ibadah paling mulia yang diperintahkan Allah Swt kepada umat manusia agar terhindar dari perbuatan keji dan munkar.

.........

“Dan orang orang-orang yang menjaga shalatnya. Mereka itu dimuliakan di dalam surga.” (Al-Maarij: 34-35)

.........

Memang benar shalat adalah gerakan badan dan bacaan yang tertentu terdiri dari berdiri, duduk, ruku, sujud, tasbih, tahmid dan sebagainya. Akan tetapi yang mendatangkan pahala adalah yang mendirikan shalat disertai kehadiran hati di dalamnya.

.........


Yang paling penting dalam shalat bukan sebatas melaksanakan, tetapi mendirikan. Melaksanakan sebatas mengerjakan ritual keagamaan tanpa memiliki kesadaran dan pemahaman mendalam terhadap makna shalat. Mendirikan dibangun dengan landasan kesadaran akan dekatnya Allah Swt. Kesadaran membangkitkan kecintaan dalam menjalankan perintah-perintah Allah Swt dan menjauhi larangan-Nya.

.........

Jadi Al-Quran surah Al- Ankabut ayat 45 berbunyi “Sesungguhnya shalat mencegah dari perbuatan keji dan munkar,” benar-benar meresap ke dalam hati. Dari sini diketahui bahwa perintah shalat bukan hanya sekadar melakukan gerakannya saja, melainkan lebih dari itu. Perbedaan diantara orang-orang melakukan shalat adalah tingkat kehadiran dalam shalat. Meski zhahirnya gerakan- gerakan dan waktunya sama tetapi ia akan berbeda dan bertingkat-tingkat di dalam menghadirkan hati dan kekhusyukan.

.........

Di dalam mendirikan shalat terdapat pemenuhan terhadap naluri manusia yaitu butuh, lemah, suka meminta, mengharapkan perlindungan, berdoa, munajat dan menyerahkan segala urusan kepada yang lebih kuat, penyayang, penyantun dan lebih sempurna.

.........

Al-Quran secara tegas memerintahkan seseorang untuk selalu minta pertolongan diantaranya adalah dengan shalat. Hal ini dapat dilihat pada firman Allah SWT di Al-Quran surah Al Baqarah ayat 45 :

.........

“Mintalah pertolongan dengan sabar dan shalat. Dan sesungguhnya ia sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu”.

.........

Ayat ini berbicara mengenai sifat dan keadaan manusia yang memiliki sifat cepat berkeluh- kesah. Ketika mendapatkan keburukan dan kebaikan selalu ada respon negatif. Tetapi ada di antara manusia yang dikecualikan oleh Allah yaitu orang-orang yang shalat.

.........

Shalat juga menjadi bukti nyata akan kesyukuran dan penghambaan diri kepada-Nya. Oleh karena itu orang yang mendirikan shalat bagaikan ikan yang tidak bisa hidup kecuali di dalam air, maka apabila ia keluar dari air ia sangat membutuhkannya dan ingin sekali lari kembali ke dalamnya. Betapa banyak dan besar urgensi shalat yang disebutkan dalam Al-Quran. Dalam berbagai ayatnya, Al-Quran telah menerangkan keutamaan dan buah yang akan didapatkan dari shalat seperti pahala bagi yang mendirikan dan siksaan terhadap yang meninggalkannya.

.........

Dalam beberapa referensi, Al-Quran juga menegaskan shalat memiliki ruh dan esensi yang harus direalisir sehingga seorang manusia mampu hidup dengan shalat dan shalat hidup dengannya. Sehingga sepanjang hayat hidup bershalatlah.

.........

Lantas masih bilangkah Ngapain Shalat, ITU Tidak PENTING!

.........

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Orang kritis pasti komentar !!!
Semoga Blog Bisnis Online ini bermanfaat, Silahkan sharing melalui komentar Blog Bisnis Online. Komentar SPAM mohon ma'af kami hapus...
Terima Kasih